Minggu, 03 Juli 2016

RSIP MILIK MUHAMMADIYAH ADALAH KLAIM SEPIHAK : Dr. LUTFI HAMIDI

Polemik Rumah Sakit Islam Purwokerto telah melibatkan para Petinggi Muhammadiyah masuk ke area Publik di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nasir, Sekumnya dan bahkan mantan Ketum PP Muhammadiyah, Din Syamsudin juga ikutan meramiakan isu rebutan RSIP ini. Siapa yg berebut, tidak lain adalah ratusan karyawan RSIP yg didukung oleh Masyarakat Banyumas dengan MUhammadiyah.

Karyawan RSIP dan Masyarakat menolak keras terhadap Muhammadiyah yang mengklaim sebagai pemilik Yayasan Rumah Sakit ini. Sementara Muhammadiyah mengatakan bahwa RSIP yang ada di bawah naungan YARSI ini adalah milik Muhammadiyah. 

Klaim Din Syamsudin dan Muhammadiyah ini diprotes  oleh ratusan karyawan RSIP dan ditindak lanjuti gugatan perdata oleh dua orang pengurus YARSI yg juga tidak setuju atas pengakuan Muhammadiyah. Karna dari dulu sejak berdiri yakni tahun 1983, hingga 2014 tidak pernah ada keterangan Muhammadiyah memiliki YARSI dan RSIP. Namun tiba-tiba 2014, Muhammadiyah mengeluarkan SK bahwa RSIP itu diaku sebagai miliknya kemudian dialihkan pengelolaannya kepada Universitas Muhammadiyah untuk dijadikan RS Pendidikan Fakultas Kedokterannya. Sebagai catatan,UMP membuka Fak Kedokteran sejak 2013, tetapi hingga kini belum memiliki RS sendiri. UMP membangun RS di atas zona hijau pada tahun 2014 sehingga ijinnya ditolak oleh Pemda Banyumas.

Sudah terlanjur menerima mahasiswa, belum punya rumah sakit ? "Akhirnya RSIP mau dijajah mentang-mentang pengrus yayasannya orang Muhammadiyah, ya kita jelas berontak. Enak sekali punya RS geratisan , kita yang sudah 30 tahun banting tulang membesarkan RSIP dari dulu Muhammadiyah tidak pernah ngurusi tiba-tiba mau ngaku..?", kata Yasminah, warga Muhammadiyah yg juga pegawai di RSIP. 

Berikut adalah tinjauan hukum atas status RSIP sebenarnya milik siapa oleh Rektor IAIN Purwokerto, Dr. Lutfi Hamidi, menanggapi atas polemik yang sedang hangat terjadi di Banyumas
_________
Akta Pendirian Yarsi Pertama tahun 1983, para pendirinya tidak ada yg mengatasnamakan Muhammadiyah.(dok.SP-RSIP)

RSIP Milik SIAPA ?

Oleh: Dr. Lutfi Hamidi  (Rektor IAIN Purwokerto)

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, ada empat akte otentik RSI Purwokerto dan beberapa dokumen lain yang dapat dijadikan legal standing dalam membuka tabir misteri yang bikin gerah tersebut.  

Pertama, Akte Notaris Soetardjo Soemoatmadja, no 34, tanggal 22-3-1983  Dalam akte ini, dapat diketahui bahwa inisiator dan pendiri YARSI adalah:  1. Abdul Kahar Anshori, Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten Banyumas,  2. Drs. H. Djarwoto Aminoto, Kepala Kantor Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banyumas,  3. KH Sjamsoeri Ridwan, Pensiunan Pegawai Departemen Agama,  4. Muhammad Soekardi Hasanmihardja, wiraswasta, dan  5. H. Muflich Yasmirdja, wiraswasta.  

Dari akte ini, dapat diletahui bahwa tokoh tokoh pendiri dan badan pengurus YARSI yang lain, adalah (i) aparatur pemerintahan yang karena tugas dan jabatan yang melekat padanya, harus mementingkan kepentingan bangsa, dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan, (ii) wiraswasta, dan (iii) hanya satu, yang benar benar berasal dari dan atas nama Muhammadiyah, yaitu Muhammad Soeparno, Direktur Madrasah Muallimin Muhammadiyah Purwokerto.  Dalam akta ini, diketahui bahwa YARSI adalah organisasi yang mandiri, bukan bagian dari atau sub ordinat dari organisasi yang lain. 

Hubungan antara YARSI dan Muhammadiyah dalam akte ini, hanyalah dalam hal  1. anggota pendiri YARSI menjamin afiliasi antara yayasan dan organisasi Muhammadiyah daerah banyumas.  2. Jika yayasan dibubarkan, sisa aset dan amal usahanya diserahkan kepada Muhammadiyah Banyumas. 

Kedua, berdasarkan akte notariat inilah, yayasan berkirim surat kepada Bupati Banyumas, melalui surat no. 26/ORG/VII/1983, tgl 1 juli 1983 untuk mengizinkan dan membuatkan rekomendasi penggalangan dana sebesar Rp 650.000.000 kepada seluruh masyarakat muslim banyumas.  Bupati mengizinkan dan membuat rekomendasi pengglangan dana sukarela kepada seluruh umat muslim banyumas; melalui Keputusan Bupati Banyumas no 466/110/83/51, dengan ketentuan infaq sebagai berikut: Untuk siswa siswi SD/MI Rp 100,- SLTP Rp 250,- SLTA Rp 750,- dan Rp 1000,- untuk pegawai negeri muslim, jamaah haji, masyarakat muslim lainnya.  Penggalangan dana tersebut, secara massif dilakukan dan karena posisi bupati sebagai pemberi rekomendasi dan pengurus YARSI kebanyakan pimpinan instansi pemerintah, penggalangan dana tersebut terkesan tidak lagi sukarela, karenanya Bupati melakukan revisi terhadap keputusan tersebut dengan Keputusan no 466/158/83/51.  Hingga akhir agustus 1986, hasil dari penggalangan dana tersebut, terkumpul Rp 151.324.884,55.  Pada tgl 5 September 1986, RSI secara resmi operasional, dibuka oleh Pembantu Gubernur Jawa Tengah untuk wilayah Banyumas. 

Ketiga, Rekomendasi Bupati Banyumas no 445.04.XII.51.86 terkait dengan persyaratan Rumah Sakit, secara tegas menyatakan bahwa RSI Purwokerto didirikan secara swasembada murni, yang dibiayai oleh kaum muslimin Indonesia, khususnya kaum muslimin Banyumas.  

Keempat, Akte Notaris Surdjana Hadiwidjaya, SH. No 19, tgl 23-12-1986 Dalam akta YARSI kedua ini, diketahui adanya perubahan beberapa pasal, perubahan badan pendiri dan badan pengurus.  Adapun susunan badan pendiri dalam akta ini adalah:  1. Drs. H. Muhammad Musa, Dekan Fakultas Ekonomi Unsoed  2. Drs. Syamsuhadi Irsyad, Ketua Pengadilan Agama Purwokerto  3. Drs. Suhaimi, Kepala SMEA Negeri Purwokerto  4. H. Abdul Kahar Anshori, pensiunan kepala kantor departemen agama kabupaten banyumas 5. H. Syamsuri Ridwan, pensiunan kepala kantor departemen agama kabupaten Banyumas. Dalam akte ini, diketahui bahwa ketua badan pengurus masih sama dengan akte sebelumnya, yaitu, Drs. H. Djarwoto Aminoto, kepala kantor departemen pendidikan dan kebudayaan kabupaten banyumas.  

Hanya saja dalam akte ini, ada tambahan Penasehat, yang dijabat oleh RG Roedjito, Bupati Kepala Daerah Tingkat II Kabupaten Banyumas.  Sama dengan komposisi badan pendiri dan badan pengurus sebagaimana dalam akte sebelumnya, hanya ada satu pengurus yang berasal dari dan atas nama Muhammadiyah, yaitu H. Muhammad Suparno, Kepala Madrasah Muallimin Muhammadiyah Purwokerto. 

Kelima, akte notaris Surjana Hadiwidjaya, SH no 28 tgl 21 Desember 1990.  Berbeda dengan dua akte notaris RSIP sebelumnya, pada akte notaris RSIP yang ketiga ini, ada perubahan mendasar terhadap anggaran dasar RSIP. Yaitu:  1. Mengesahkan mukadimah Anggaran Dasar dan merubah total Anggaran Dasar Yayasan Rumah Sakit Islam Purwokerto.  2. Menguasakan sepenuhnya kepada tuan haji Abdul Kahar Anshori untuk melakukan perubahan total dalam anggaran dasar yayasan. 

Dalam mukadimah ini disebutkan bahwa Pengurus Daerah Muhammadiyah Banyumas berkehendak mendirikan suatu yayasan yang berdasarkan Aqidah Islamiyah yang bersumber kepada Al-Quran dan As sunnah shohiehah, sehingga amal usahanya didasarkan sebagai ibadah dan mencari keridloan Allah Subhanahu Wata'ala yang digali dari masyarakat dan untuk masyarakat. Untuk melaksanakan cita-cita tersebut maka Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyumas dengan Surat Keputusannya Nomor: A-1/002/1983 tanggal 11 Jumadilawwal tahun 1403 Hijriyah bertepatan dengan tanggal 23-2-1983 membentuk Badan Pendiri yang bertugas mendirikan suatu Badan Hukum yang berbentuk Yayasan.  Dalam Anggaran Dasar Yayasan seperti yang tertuang dalam akte notaris ini, lagi lagi tidak ada diktum yang menyatakan bahwa YARSI adalah subordinat atau bagian dari amal usaha Muhammadiyah.  Bahkan, dalam Anggaran Dasar Yayasan yang termaktub dalam akte notariat ini, diktum anggota Badan Pendiri menjamin afiliasi Yayasan dengan organisasi Muhammadiyah, juga ditiadakan.

Dalam akte notaris ini, juga ditiadakan jabatan Penasehat, yang dalam akte notaris kedua YARSI diadakan dan dijabat oleh Bupati Banyumas, RG Roedjito.  Dari diktum diktum yang ada dalam akta notariat ini dapat diketahui bahwa hubungan antara YARSI dengan Muhammadiyah hanyalah sebatas pada, bahwa Muhammadiyah berinisiatif untuk membentuk Badan Pendiri Yayasan saja dan manakala Yayasan yg kemudian dibentuk oleh Badan Pendiri tersebut pailit atau dibubarkan, Badan Pendiri menyerahkan sisa kekayaan dan amal usahanya kepada Muhammadiyah Daerah Banyumas.  Selain dari pada itu, Yayasan memiliki eksistensi tersendiri untuk mengelola dirinya sendiri. 

Sebagai catatan, ada beberapa hal yang patut ditelisik lebih jauh lagi. Yakni:  ()i) dalam akte notariat ini, tuan Haji Abdul Kahar Anshori, menghadap ke notaris dalam kedudukannya sebagai Ketua Badan Pendiri, padahal dalam akta notaris yang terakhir, ada perubahan anggota Badan Pendiri, Badan Pendiri nomor satu adalah Drs H. Muhammad Musa.  (ii) mengapa tuan Haji Abdul Kahar Anshori diberi kekuasaan tunggal untuk melakukan perubahan total terhadap Anggaran Dasar Yayasan, sementara masih ada anggota badan pendiri dan badan pengurus yang lain?  (iii) mengapa realitas historis yang sangat penting, bahwa YARSI pendiriannya diprakarsai oleh Badan Pendiri yang ditunjuk oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyumas, baru ada dalam akte notariat YARSI yang ketiga, tahun 1990, tetapi tidak ada dalam akte notaris YARSI tahun 1983 dan 1986? 

Keenam, akte notaris Hj Imarotun Noor Hayati SH no 17 tanggal 9-2-2009  Dalam akta notaris yang terakhir ini, tidak ada perubahan mendasar terhadap akte notaris YARSI sebelumnya, kecuali mengesahkan perubahan Badan Pendiri menjadi Badan Pembina, dan menambah organ Pengawas disamping Pengurus.  Badan Pembina dalam akte notaris ini adalah Drs H. Syamsuhadi Irsyad, SH. MH, sebagai Ketua diabantu oleh dua orang anggota, Drs H. Muhammad Musa dan Drs H. Suhaimi.  Sama dengan akte notaris sebelumnya, tidak ada diktum yang menyatakan bahwa YARSI adalah afiliasi, subordinat atau bagian dari amal usaha Muhammadiyah, kecuali diktum yang ada dalam Mukadimah.  Bahkan dalam akte notaris yang terakhir ini, tidak ada lagi keharusan untuk menyerahkan sisa kekayaan Yayasan kepada Muhammadiyah seperti yang termaktub dalam akte akte notaris sebelumnya. 
Dalam akte notaris ini, manakala Yayasan dibubarkan maka sisa likuiditas diserahkan kepada negara. 

Lantas dari mana muncul klaim bahwa YARSI didirikan Muhammadiyah dan oleh karenanya RSIP adalah milik Muhammadiyah?  Ternyata sumbernya hanya dari  surat surat keputusan yang dibuat oleh Muhammadiyah sendiri, bukan berasal dari dokumen otentik akta notaris YARSI, yang merupakan sumber hukum satu satunya dalam silang sengketa ini. Kalau toh ada diktum dalam akte notariat YARSI terkait afiliasi dengan Muhammadiyah, sebagaimana yang ada dalam akte yang pertama, tahun 1983.  Makna afiliasi dalam diktum tersebut, sebagaimana yang telah ditetapkan pengertiannya oleh Pengurus Daerah Muhammadiyah Banyumas, H AK Anshori (Ketua) dan Drs. Daliman (sekretaris) di Purwokerto, 20 Juni 1989, adalah bahwa: afiliasi tidak berarti adanya campur tangan Muhammadiyah kepada YARSI dalam segala amal usahanya secara terinci, formal dan mendetail, apalagi akan menjadikan amal usaha YARSI sebagai obyek komersiil bagi Muhammadiyah.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/gusmar/dr-lutfi-hamidi-rumah-sakit-islam-purwokerto-milik-siapa_5770522ddc22bd280c24216a

Kamis, 28 April 2016

Peringati Harlah NU, Puluhan Ribu Warga NU Banyumas Menolak Salafy Wahaby



Sekaitar 20 000 warga NU dari Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah menegaskan diri menolak gerakan Salafy Wahaby di wilayahnya. Menurut mereka kelompok tersebut sering merusak persaudaraan sesama muslim dan berpotensi menimbulkan konflik horisontal.

Hal itu diungkapkan dalam acara Harlah NU ke 93 di alun-alun kota Purwokerto, akhir April 2016 ini. Seluruh elemen NU hadir pada acara apel akbar ini. 

NU Banyumas juga mengeluarkan statemen tegas  menolak gerakan Islam Salafy Wahaby dengan segala macam bentuknya berkembang di Tanah Air. Hal itu dikarenakan gerakan Islam radikal mereka akan membahayakan keutuhan NKRI. 

"Oleh karna itu kami dengan tegas meminta agar pemerintah bersikap tegas dan membubarkan segala perkumpulan mereka karna sudah membahayakan negara", kata KH.Hasan Maulana , Ketua PCNU Banyumas  dalam pidatonya. 


Dalam pernyataan sikapnya Ia menegaskan, NU Kabupaten Banyumas tetap berkomitmen untuk menjaga keutuhan NKRI dalam Bingkai Bhineka tunggal Ika. NU sangat menjunjung tinggi Toleransi dalam hidup Berbangsa dan Beragama dengan segala bentuk perbedaan yang ada. 

"Kami mengutuk keras segala bentuk Gerakan Radikalisme , terorisme serta Faham Islam garis keras yang Hendak merongrong keutuhan NKRI yg mengibarkan Bendera Khilafah Islamiyah atau Negara Islam. Hal itu merupakan bahaya laten Bangsa dan berpotensi makar", tegas KH. Hasan Maulana. ###



NU Banyumas meminta kepada Pemerintah Indonesia untuk segera membubarkan ormas ormas termasuk ormas Islam yang gemar melakukan anarkisme dan radikalisme. Pemerintah harus bertindak tegas dengan membubarkan gerakan Islam Khilafah yg telah dengan jelas melawan Pancasila dan UUD 1945. ###
____

NU Banyumas Minta Kejaksaan Agung Segera Eksekusi Mati Bandar Narkoba




PURWOKERTO :Keluarga Besar Nahdlatul Ulama Kabupaten Banyumas , Jawa Tengah mendesak Kejaksaan Agung untuk segera mengeksekusi mati para terpidana mati gembong Narkoba dan tidak menunda-nundanya lagi. Penundaan terlalu lama dinilai berbahaya karna para napi itu nampak tidak jera dan tetap melakukan kegiatan bisnis haramnya dari dalam sel. 

Pernyataan itu disampaikan dalam sebuah pernyataan sikap bersama dalam apel akbar yang Harlah NU ke 93 oleh Keluarga Besar warga NU Kabupaten Banyumas yang diikuti oleh sekitar 10 ribu warga NU di alun alun Purwokerto belum lama ini. Menurutnya Kabupaten Banyumas sebagai tetangga kabupaten terdekat dari Pulau Nusakambangan, Cilacap sangat terdampak dari peredaran bisnis narkoba.  



"Jadi tidak perlu lagi ada alasan yang bertele-tele untuk mengesekusi mereka. Mereka adalah bahaya laten perusak generasi muda yang harus segera dihabisi sebelum bertambah lagi korban yang lebih banyak", kata Muktamir,  Panitia Harlah NU ke 93 di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. 

Ia menegaskan, sejauh ini pemerintah terlalu toleran dengan para bandar Narkoba dan telah memberi kesempatan yang berlebihan. Sebagai dampaknya peredaran narkoba sulit diberantas karna sebagian gembongnya mengendalikannya dari dalam penjara. "Termasuk yang berada di lapas super ketat Nuakambangan saja mereka tidak jera. Maka dengan ini kami meminta agar para napi narkoba di NUsakambangan yang memang sudah divonis mati untuk segera dieskekusi", tegas Muktamir.

Selain tentang Narkoba, NU Banyumas juga mengeluarkan statemen tegas  menolak gerakan Islam Salafy Wahaby dengan segala macam bentuknya berkembang di Tanah Air. Hal itu dikarenakan gerakan Islam radikal mereka akan membahayakan keutuhan NKRI. 




"Oleh karna itu kami dengan tegas meminta agar pemerintah bersikap tegas dan membubarkan segala perkumpulan mereka karna sudah membahayakan negara", kata KH.Hasan Maulana , Ketua PCNU Banyumas  dalam pidatonya. 

Dalam pernyataan sikapnya Ia menegaskan, NU Kabupaten Banyumas tetap berkomitmen untuk menjaga keutuhan NKRI dalam Bingkai Bhineka tunggal Ika. NU sangat menjunjung tinggi Toleransi dalam hidup Berbangsa dan Beragama dengan segala bentuk perbedaan yang ada. 


"Kami mengutuk keras segala bentuk Gerakan Radikalisme , terorisme serta Faham Islam garis keras yang Hendak merongrong keutuhan NKRI yg mengibarkan Bendera Khilafah Islamiyah atau Negara Islam. Hal itu merupakan bahaya laten Bangsa dan berpotensi makar", tegas KH. Hasan Maulana.

NU Banyumas meminta kepada Pemerintah Indonesia untuk segera membubarkan ormas ormas termasuk ormas Islam yang gemar melakukan anarkisme dan radikalisme. Pemerintah harus bertindak tegas dengan membubarkan gerakan Islam Khilafah yg telah dengan jelas melawan Pancasila dan UUD 1945. ###
____

Jumat, 29 Januari 2016

RATUSAN BANSER BANYUMAS DEMO AKUISISI RSI oleh MUHAMMADIYAH


FOTO: Ratusan Anggota Banser NU Banyumas menggelar aksi damai di halaman PN Purwokerto, hari Kamis (28/01/16). Mereka memprotes Muhammadiyah yang menurutnya telah mengakuisisi RSI Purwokerto secara tidak benar.

PURWOKERTO; Ratusan Bariasan Ansor Serbaguna Kabupaten Banyumas dan Ikatan Putra Nahdlatul Ulama , mendomo PP Muhammadiyah dan PDM Muhammadiyah Banyumas karna dinilai telah mencaplok Rumah Sakit Islam Purwokerto secara tidak sah. Demo dilakukan di depan kantor Bupati Banyumas dan Halaman Pengadilan Negeri Purwokerto, Kamis siang (28-01-2016). 

Dalam press releasnya pendemo mengatakan, pengambil alihan RSI itu kita lihat sebagai sebuah pelanggaran hukum dan sarat kepentingan kelompok serta golongan. Pengurus yayasan RSI nampak sekali melupakan bahkan telah menghianati amanah pendirian RSI yang merupakan hasil swasembada kaum muslimin di seluruh Banyumas bukan oleh golongan / kelompok tertentu termasuk muhammadiyah. 

"Layak dipandang sebagai sebuah persekongkolan licik antara pembina Yayasan Rumah Sakit  dengan UMP (uaniversitas muhammdiyah purwokerto) karna person pengurusnya adalah orang -orang yg sama", kata Juru Bicara , Taufik Hidayatulloh , Pengurus Banser Banyumas dalam orasinya di halaman Gedung PN Purwokerto.  

Dalam pernyataan sikapnya Banser dan elemen NU yang lain menegaskan, menolak tegas akuisisi RSI purwokerto oleh Muhammadiyah dan UMP. Kemudian mereka juga mendukung sepenuhnya gugatan hukum oleh pihak tertentu terhadap oknum oknum yayasan RSI , Muhammadiyah dan UMP yg telah mengambil alih Kepemilikan RSI dari Yayasan. Banser meminta kepada pihak Pengadilan negeri Purwokerto untuk Menegakkan Supremasi hukum dalam menangani kasus Pengalihan dan akuisisi RSI ini.

Sebagaimana diketahui , PP Muhammadiyah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Banyumas, Rektor UMP, Dekan Fak Kedokteran UMP dan Pengurus Yayasan RSI Purwokerto mulai dari Pembina , Pengawas hingga jajaran pengurus lainnya, digugat oleh dua oarng pengurus yayasan itu sendiri karna dinilai telah melanggar hukum. Pelanggaran hukum tersebut yakni mengalihkan aset Yayasan berupa RSI ke Muhammadiyah dan UMP. Dua orang pengurus yang menggugat itu adalah, Edy Purnomo dan dr.Daliman. 
PP Muhammadiyah di Yogyakarta dan PDM juga UMP telah membuat Surat Keputusan pada tahun 2014 lalu yang menyatakan bahwa RSI Purwokerto adalah miliknya dan akan digunakan sebagai RS pendidikan Fak Kedok.UMP. 

Hal itu kemudian diprotes keras oleh sekitar 200 karyawan RSI dan warga Banyumas yanag merasa telah membangun RSI pada tahun 1984 . RSI tersebut menurut Banser dibangun seutuhnya oleh masyarakt Banyumas dengan tarikan massif infak di sekolah-sekolah , PGRI dan unsur masyarakat lain atas dasar SK Bupati Roejdito tahun 1980-an. 

Lawyer penggugat yakni Sugeng Riyadi mengatakan, gugatannya sudah siap disidangkan . "Para pihak sudah dipanggil untuk sidang namun pihak tergugat termasuk PP dan PDM Muhammadiyah dan UMP tidak ada yang datang. Kita akan menunggu sidang berikutnya", kata Sugeng Riyadi kepada pers, Kamis.  
Ia mengatakan, menurut UU Yayasan, No.28 tahun 2004 ,  Kekayaan Yayasan baik berupa uang ataupun barang dan kekayaan bentuk lainnya tidak boleh dialihkan kepada pihak atau lembaga lain. "Oleh karna itu kita gugat Pengurus Muhammadiyah, para pembina dan pengurus RSI yang bersekongkol ini . Tuntutannya RSI dikembalilan seperti semula sebagai milik Yayasan, bukan milik Muhammadiyah dan UMP", kata Sugeng. 

Sementara itu, Ketua PDM Muhammadiyah Kabupaten Banyumas, Ibnu Hasan dalam konferensia persnya beberapa waktu lalu mengatakan, bahwa RSI Purwokerto adalah milik Muhammadiyah. Hal itu didasarkan atas surat perintah dari PP Muhammadiyah tahun 1980-an kepada beberapa orang yang kemudian menjadi dewan pendiri RSI Purwokerto. ###

Selasa, 20 Januari 2015

Terlambat Sudah Selamatkan Makkah Atas Ulah Kaum Wahaby

Makkah sudah seperti Manhattan atau Las Vegas. Sebanyak 98 persen situs Islam bersejarah sudah dihancurkan.Tengoklah Makkah, terutama di sekitar Masjid Al-Haram, tempat kiblat orang Islam berada. Hotel, pusat belanja, dan apartemen-apartemen mewah mengelilingi areal itu.

Gerakan kaum Wahaby Garis keras menghancurkan situs-situs sejarah peninggan Rasululloh SAW terus berjalan. Sepertinya mereka ingin membuat sejarah baru tentang Islam sesuai kehendaknya, dan tidak ingin orang muda dan baru mengerti bagaimana Islam berkembang seusai sejarah Nabi SAW.

Makkah sudah seperti Manhattan atau Las Vegas. Sebanyak 98 persen situs Islam bersejarah sudah dihancurkan.Tengoklah Makkah, terutama di sekitar Masjid Al-Haram, tempat kiblat orang Islam berada. Hotel, pusat belanja, dan apartemen-apartemen mewah mengelilingi areal itu.

Kalau malam Makkah bermandikan cahaya. Semua kini akibat dari proyek modernisasi di kota suci itu. Sampai-sampai banyak pihak menyamakan Makkah dengan Manhattan (jantung kota New York, Amerika Serikat) atau kota judi Las Vegas. “Kita sudah kehilangan 98 persen tempat bersejarah di Makkah dan Madinah,” kata Direktur Eksekutif the Islamic Heritage Research Foundation, London, Inggris, Dr Irfan al-Alawi saat dihubungi melalui WhatsApp sehari menjelang pergantian tahun. “Tapi ini hanya sepuluh persen dari apa bakal terjadi nanti.”

Berikut penjelasan Dr Irfan kepada Faisal Assegaf seperti dilansir Albalad.co.

Bisakah Anda jelaskan seberapa buruk akibat dari proyek perluasan Masjid Al-Haram dan Masjid Nabawi?

Ini adalah kehancuran Makkah dan namanya bukan lagi Makkah tapi Manhattan. Sebab hampir semua tempat bersejarah telah dihancurkan sekarang, termasuk tiang penanda lokasi rumah Ummu Hani di kawasan Masjid Al-Haram. Dia adalah bibi dari Nabi Muhammad. Dari rumah bibinya itulah Rasulullah melaksanakan isra dan mikraj.

Kediaman Hamzah, paman nabi, juga sudah lenyap, dan sumur Tuwa dalam ancaman digusur. (Di sumur Tuwa itulah Rasulullah menginap semalam sebelum paginya memasuki Kota Makkah. Tuwa adalah nama salah satu lembah di Makkah dan kini sudah dipenuhi banyak bangunan). Rumah kelahiran nabi sekarang sudah menjadi perpustakaan juga terancam dirobohkan.

Setelah proyek perluasan di Makkah selesai, Saudi bakal memulai perluasan serupa di Madinah. Sekarang saja hotel-hotel di sekitar Masjid Nabawi telah dihancurkan. Banyak masjid-masjid bersejarah di Madinah terancam dihilangkan.

Berapa banyak situs bersejarah di Makkah sudah dilenyapkan?

Kita sudah kehilangan 98 persen tempat bersejarah di Makkah dan Madinah, tapi ini hanya sepuluh persen dari apa akan bakal terjadi nanti.

Apa maksudnya?

Akan ada banyak hotel dan pusat belanja dibangun di sekitar dua masjid suci itu. Semua situs bernilai sejarah tidak akan tersisa. Seperti semua tiang bekas peninggalan zaman Abbasiyah di Masjid Al-Haram telah dihancurkan. Makkah nantinya bakal seperti Manhattan dipenuhi cahaya.

Pusat belanja di Menara Jam Makkah di hadapan Kabah sudah dilengkapi kereta gantung buat anak-anak berkeliling. Di sana juga terdapat sebuah aula di lantai paling atas bisa disewa buat menggelar pesta. Ironis memang. Ketika sebagian orang tengah beribadah di Masjid Al-Haram atau bertawaf mengelilingi Kabah, sebagian lagi sedang berpesta di Menara Jam Makkah.

Apa tempat bersejarah di Makkah telah dihancurkan dan mestinya amat disesali oleh kaum muslim seluruh dunia?

Tempat paling penting setelah Kabah adalah rumah Khadijah (istri pertama Nabi Muhammad) kini sudah digantikan oleh kamar-kamar kecil. Kemudian adalah rumah tempat nabi dilahirkan. Ketiga yakni Darul Arqam, rumah sahabat nabi dijadikan tempat rapat sekaligus sekolah. Di sana pula Umar bin Khattab bersyahadat. Tidak satu pun dari ketiga tempat bersejarah itu masih tersisa.

Orang-orang awam baru bisa mengetahui kalau mereka ditunjukkan oleh ahli sejarah. Hotel Hilton berdiri tegak sekarang dulunya rumah Abu Bakar.

Sejak kapan proyek perluasan itu menjadi ancaman serius bagi situs-situs bersejarah?

Proyek perluasan mulai mengancam warisan sejarah Islam semasa kepemimpinan Raja Fahad pada 1980-an.

Apakah ada perbedaan kebijakan dalam proyek perluasan antara Raja Fahad dan penggantinya?

Tidak banyak perbedaan. Hal ini diperburuk dengan penunjukan Imam Masjid Al-Haram Abdurrahman as-Sudais sebagai penasihat bagi proyek perluasan dua masjid suci itu. Sebab dia tidak cocok dengan posisi itu karena dia cuma seorang Wahabi, bukan arsitek atau ahli sejarah.

Raja Fahad masih sedikit hati-hati soal proyek perluasan ini, namun Raja Abdullah memimpin sekarang tidak tahu apa yang sedang terjadi. Dia baru diberitahu setelah bangunan bersejarah dirobohkan. Raja Abdullah juga tidak seintelek Fahad tapi bukan berarti dia tidak bagus sebagai raja. Dia raja baik namun para penasihatnya adalah orang-orang buruk lantaran mereka penganut paham wahabi garis keras.

Apakah Anda mengira Saudi bakal berani menghancurkan makam Nabi Muhammad?

Soal itu bukan sekadar selentingan. Ada banyak buku ditulis oleh cendekiawan wahabi di Saudi menyatakan mereka tengah menunggu saat tepat buat menggusur kubah kubur nabi dan memindahkan pusaranya dari dalam Masjid Nabawi karena itu bidah.

Maksud Anda mereka akan memindahkan kubur nabi ke Baqi atau menghancurkan sama sekali?

Rencana mereka adalah menggusur kubah makam dan kemudian memisahkan bilik tempat kubur nabi berada dari Masjid Nabawi. Saudi sudah memindahkan jasad ayahnya Rasulullah, Abdullah, pada awal 1970-an ke kompleks pekuburan Baqi. Pusara ayahnya itu tidak diberi nisan.

Begitu besarnya dampak negatif dari proyek perluasan itu, apakah kita bisa menyimpulkan sudah telat buat menyelamatkan Makkah tapi masih ada kesempatan melindungi Madinah?

Memang sudah terlambat buat menyelamatkan Makkah tapi kita masih ada peluang buat melindungi Madinah. Kita harus bertindak sekarang untuk menyelamatkan Madinah lantaran proyek perluasan di Madinah akan segera dimulai. Kita masih mampu menyelamatkan masjid-masjid bersejarah dan beberapa sumur pernah disinggahi nabi di sejumlah lokasi.

Namun Saudi selalu berkilah proyek itu buat memberikan kenyamanan bagi jamaah haji dan umrah?

Itu cuma alasan untuk mengumpulkan lebih banyak lagi kekayaan sebab harga tanah dan properti di Makkah termasuk paling mahal di dunia. Saya sejatinya sudah menyarankan mereka memindahkan proyek modernisasi Makkah setidaknya 3,2 kilometer dari areal Masjid Al-Haram. Di sana terdapat gurun untuk dibangun. Mereka bisa membikin jaringan trem buat transportasi jamaah dari hotel ke Masjid Al-Haram. Mereka menolak gagasan saya itu.

Tentang Dr. Irfan al-Alawi

Nama:
Dr Irfan al-Alawi

Tempat dan Tanggal Lahir:
Ajayad, Makkah (Arab saudi), 1970

Pendidikan:
PhD bidang teologi Islam

Pekerjaan:
Direktur Eksekutif the Islamic Heritage Research Foundation
Pengajar bidang teologi Islam dan Tasawuf

Kamis, 01 Januari 2015

Kritikan Jend. Moeldoko Terhadap BANSER

Jend. Moeldoko dengan Prajuritnya. foto: merdeka.com

Tidak tau apa sebabnya, tiba-tiba Banser menjadi sasaran sindiran Panglima TNI, Jend. Moeldoko ketika melakukan sidak kepada anak buahnya di Papua Barat belum lama ini. Ia meminta kepada prajuritnya untuk  disiplin dalam bertugas. Jika tidak disiplin maka dinilainya sama dengan Banser. 

Kritikan Panglima TNI terhadap Banser soal kedisiplinan ini layak direnungkan oleh semua jajaran Banser. Barangkali memang benar selama ini pasukan elit NU  sering tidak disiplin. Jadi belum tentu juga kritikannya itu karna rasa tidak suka terhadap Banser. Boleh jadi sebaliknya, justeru saking cintanya kepada Banser di Republik ini. Bisa jadi karna Pak Moeldoko melihat  posisi Banser itu penting namun sayangnya kurang disiplin dalam menjalankan tugas sehingga perlu diingatkan. 

Hanya persoalannya memang tidak sesederhana itu terkait dengan efek dari kritikan Pak Jenderal ini. Banser banyak yang tersinggung seolah-seolah tidak dihargai dan dipandang sebelah mata oleh TNI. Bahkan salah satu petinggi elit Banser yakni, Khotibul Umam Wiranu, yang kini menjadi politisi Demokrat di DPR RI , juga angkat bicara. Ia  mempertanyakan kritikan Moeldoko itu dan balas mengkritik dengan pertanyaan, apakah Pak Moeldoko pernah ikut berperang melawan penjajah sehingga berani merendahkan Banser ? 

Dan krtikikan Pak Moeldoko ini memang cukup mengejutkan, karna di berbagai daerah tidak pernah muncul ada perselisihan antara TNI dan Banser. Yang ada justru sebaliknya, keduanya sering-sering beriringan harmonis dan bekerja sama mengamankan negara ini dalam banyak moment penting. Seperti yang baru saja kita lewati pada perayaan Natal dan Tahun Baru 2015. Banyak Banser secara suka rela turun tangan ikut mengamankan negeranya.

Nah ada apakah dengan Pak Moeldoko dengan Banser ? Ini yang masih menjadi pertanyaan para Banser dan aktifis NU lainnya , mengapa Banser yang menjadi sasaran pelampiasan tidak disiplin. Mengapa bukan satgas dari unsur lain. Biarlah Pak Moeldoko yang akan menjelaskan. 

Jika pernyataan itu tidak segera dibenahi , tentu saja  bisa mengganggu hubungan baik antara TNI dan Banser yang selama ini sudah terjalin dengan baik. 

Pak Moledoko sepertinya perlu membuka lembaran sejarah di Tanah Air ini, tidak usah terlalu lebar, misalnya pada peristiwa 10 Nopember 1945 di Surabaya.  Banser berperan sangat vital dan menjadi posisi terpenting dalam memimpin pasukan rakyat melawan pasukan sekutu dalam perang 10 Nopember itu. Banser bertempur habis-habisan mengusung semangat Jihad dengan berbekal restu para Kyai NU dan senjata seadanya ketika itu. Dua jenderal terbaik Inggris sebagai pemimpin Sekutu tewas ketika itu berikut puluhan ribu tentara terlatihnya oleh Banser ,  santri dan rakyat Surabaya. Padahal perlawanan kaum Nahdliyin ini tidak dibantu oleh pasukan resmi TNI ketika itu. 

Presiden Soekarno ketika itu tidak berani melawan sekutu karena secara matematis TNI tidak akan mungkin menghadapi Sekutu yang senjatanya sangat lengkap. Namun tidak dengan Banser yang dengan semangat Ihlas menjalankan keputusan Resolusi Jihad NU saat itu pantang mundur menghadapi tentara Sekutu. Tiga Minggu pertempuran Surabaya berlangsung, sekitar 50 ribu pasukan sipil (Banser, TKR, Rakyat Surabaya)  menjadi syuhada melawan penjajah.Sejarah membuktikan bahwa  Banser NU telah mampu mempertahankan kemerdekaan Indonesia saat itu dalam pertempuran 10 Nopember. Tanpa Resolusi Jihad NU, tanpa kobaran semangat Jihad Banser , tidak akan pernah ada peristiwa heroik 10 Nopember di Surabaya.  

Oleh karna itu, tentu sakan sangat menyinggung perasaan Banser jika Pak Moeldoko hanya melihat satu sisi negativ saja dari apa yang ada pada diri Banser, sementara peran besarnya dilupakan. Oleh karna itu memang perlu koreksi diri dari semua pihak baik Banser maupun TNI agar hal-hal yang lebih buruk tidak terjadi atas penilaian Pak Moeldoko terhadap Banser ini. Kerenggagan atas keduanya jelas tidak produktif untuk Kesatuan Bangsa  di tengah keduanya sama-sama ada dalam pihak yang sedang dilecehkan oleh kelompok militan ISIS. Yang kita inginkan adalah sebaliknya hubungan baik dan semakin kuat erat antara TNI dan Banser demi keutuhan bangsa.

Jika benar Banser banyak tidak disiplin, bukankah akan lebih baik Pak Moeldoko mendekati Ketua Umum GP Ansor, Nusron Wahid dan menawarkan pelatihan geratis bagi Banser. Mengapa Geratis, karna Banser selama ini bekerja dan bertugas menjalankan visi-misinya diantaranya, NKRI Harga Mati tidaklah dibayar negara. Mereka ikhlas demi rasa cinta tanah air yang merupakan bagian dari Ideologi Aswaja milik NU. 

Sebagaimana diketahui, Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko melakukan Inspeksi Mendadak  di Batalyon Infanteri (Yonif) 752/Vira Yudha Sakti  di Jalan Basuki Rahmat KM 10, Kabupaten Sorong Papua Barat, Senin (29/12/14).

Sidak itu menurutnya bertujuan untuk melihat secara langsung kesiapan dan kedisiplinan para prajurit TNI yang berada di Batalyon 752/Vira Yudha Sakti dalam menghadapi tugasnya di daerah perbatasan.

Dalam rilis yang dikirimkan Puspen TNI, ke sejumlah media, Panglima TNI memberikan pengarahan kepada 252 prajurit 752/Vira Yudha Sakti. Dalam pengarahannya Moeldoko mengatakan, saat ini ada kecenderungan disiplin prajurit semakin merosot.

Kalau prajurit TNI sudah tidak memiliki disiplin maka kata Moeldoko  mereka sama saja dengan banser, hal itu akan sangat membahayakan karena prajurit TNI dilengkapi senjata.

Lebih lanjut ditegaskan Panglima TNI, yang membedakan prajurit TNI dengan para satgas-satgas atau banser adalah Peraturan Militer Dasar (Permildas).

Prajurit TNI diminta tidak ada yang main-main dengan Permildas dan tidak ada yang dikurangi. Beberapa tempat yang disidak oleh Panglima TNI di antaranya adalah fasilitas yang digunakan prajurit TNI dalam kehidupan sehari-hari seperti barak tempat tidur, tempat makan dan MCK.###

Sabtu, 27 Desember 2014

Ini Dia Video ISIS Tantang TNI,POLRI dan BANSER

Video ISIS Indonesia Tantang TNI Polri dan Banser NU

ANCAMAN Khilafah di Indonesia untuk menghancurkan NKRI Semakin Nyata. Mereka pun sudah berani terang-terangan menantang TNI, POLRI dan BANSER NU di Indonesia. Dalam videonya yang diunggah di youtube, salah satu anggota ISIS mengumbar tantangannya itu menunggu kedatangan TNI, POLRI dan Banser. Ia juga menyatakan akan mendatangi mereka jika tidak mau datang kepadanya.

Vidoe di youtube itu kini sudah banyak diduplikasikan dan diunggah ulang oleh beberapa pemilik akun youtube dengan maksud mengingatkan dan waspada akan keberadaan dan ancaman ISIS ini yang mengancam keutuhan NKRI. 

Alloh Maha Adil, Alloh Maha Rahman Rahim. Islam tidak memerintahkan kekerasan. Islam tidak mengajarkan pembantaian kecuali kepada pihak yang terang-terangan memusuhi Islam.

ISLAM juga tidak mengajarkan pemaksaan agama kepada orang lain. Al-Quran telah dengan tegas mengajarkan Prinsip " Lakum Dynukum Walyadin" _"Bagimu agamamu dan bagiku agamaku" . Allohu Akbar. Laahaula walaaquwwata Illa Billah. Indonesia adalah Indonesia dengan Bhineka Tunggal Ika yang damai,  menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa dalam banyak perbedaan tanpa pemaksaan dan kekerasan. NKRI harga Mati !@###

Selasa, 16 Desember 2014

Mysteri Rumah Putih, Satu-satunya Yang Selamat dari bencana Tanah Longsor Banjarnegara



Rumah Fatimah,bercat putih satu-satunya yang Selamat dan utuh, sementara 53 rumah    lainnya, rata dengan tanah. ajaib.

Saat Presiden Joko Widodo meninjau lokasi Tanah Longsor di Banjarnegara, Jawa Tengah, Ia diberikan kesempatan untuk melihat langsung sebuah fenomena ajaib di balik musibah. Sesuatu yang tidak masuk hitungan akal biasanya.

Tangan Tuhan ada di mana-mana. Ia Berkuasa untuk menyelamatkan siapapun hamba yang dipilih-Nya dari bencana sedahsyat apapun, yang tak masuk akal sekalipun.

Keajabian Tuhan Yang Maha Kuasa itupun ada di balik bencana alam tanah longsor di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, pada Jumat maghrib (12/12/2014) lalu.

Adalah Fatimah (30), salah satu penduduk dusun ini yang sedang hamil 9 bulan selamat beserta rumahnya yang masih utuh kokoh berdiri. Rumah Fatimah berada di deretan paling atas di antara ratusan rumah lainnya. Ukuran logika manusia rumahnya adalah yang pertama tergerus lumpur. Namun Tuhan berkehendak lain, Tuhan melindungi rumahnya sementara ratusan rumah lain rata dengan tanah.

Fatimah sendiri yang saat kejadian berada dikebun samping rumahnya untuk memetik sayur sebagai persiapan makan malam keluarga. Fatimah selamat tak ada luka sedikitpun dan ditemukan oleh Tim SAR beberapa jam setelah musibah dalam kondisi lunglai, terendam lumpur setinggi perutnya. Ia kini dirawat di Puskesmas Karangkobar,menunggu persalinan anak kedua bersama bibinya, Sanis, sebagai satu-satunya anggota keluarga yang selamat dalam musibah tersebut.

Suami Fatimah, anak pertamanya yang masih berusia 7 th, ayahnya dan kedua mertuanya hingga kini belum ditemukan Tim SAR. Di dalam rumahnya kosong, kemungkinannya saat musibah terjadi semuanya lari keluar rumah kemudian disergap oleh dahsyatnya longsoran tanah dari tebing setinggi sekitar 300 m persis di atas rumahnya. 


Bidan yang merawatnya mengatakan, kondisi kandungan Fatimah dalam kondisi sehat. Hanya ibunya masih nampak sock dan masih lemah.

Presiden Jokowi saat meninjau lokasi longsor sempat tertegun dan takjub seolah tak percaya akan fenomena rumah Fatimah yang masih kokoh tegak berdiri. "Ini kejaiban Tuhan, ajaib", kata Presiden Jokowi sambil memandangi rumah bercat putih itu. 


Terlihat sangat jelas, bekas longsoran tanah seolah menghindari rumah putih itu, aliran longsor menerjang melewati samping kanan dan kiri rumah tersebut.

Who is Fatimah ? dan Rumah kekuatan macam apa yang Ia miliki ? sehingga selamat dari amukan Longsor dahsyat itu ? 




"Alloh yang menuntun Fatimah agar selamat. Alloh yang memberikan mukjizat kepadanya", kata Sanis (55), bibi Fatimah sambil menunggu keponakannya untuk melahirkan.

Sanis menceritakan, kalau Rumah Fatimah adalah rumah biasa, layaknya rumah lainnya. Hanya rumah Fatimah setiap sore memang dipakai untuk aktifitas belajar baca Al-Quran anak-anak sekitar dusun Jemblung. "Ya Fatimah pun ikut mengajar anak-anak tersebut, Fatimah sejak kecil rajin ngaji dan sampai sekarang masih rajin mulang (mengajar) TPQ di rumahnya", kata Sanis. 


Fatimah dan rumahnya adalah Ayat Tuhan yang sengaja ditinggalkan Sang Pencipta agar menjadi pelajaran bagi  yang masih hidup.  Subhaanalloh. Allohu Akbar !

                        
Fatimah, duduk lemas dalam perawatan Puskesmas Karangkobar, Banjarnegara pasca bencana tanah longsor. foto: kompas.com

Minggu, 14 Desember 2014

Ratusan Orang Hilang Ditelan Tanah Longsor di Banjarnegara

Puluhan Satgas Banser Banjarnegara, ikut menjadi relawan di Dusun Jemblung di Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah yang Rata dengan tanah setelah diterjang tanah longsor dari bukit di atasnya, Jumat malam. foto: kompas.com


Ratusan Orang Hilang Ditelan Tanah Longsor di Banjarnegara

BANJARNEGARA, Jawa Tengah;-Lebih dari 100 orang belum ditemukan akibat tertimbun tanah longsor di sebuah pegunungan masuk wilayah Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah hari Sabtu. Hingga Sabtu malam TIM SAR , Polisi dan TNI, dibantu para relawan Banser NU baru berhasil mengevakuasi 20 jenazah. Lainnya masih dalam pencarian. Sulitnya medan dan hujan yang terus mengguyur mengakibatkan upaya evakuasi korban mengalami kesulitan.

"Hingga saat ini, kami bersama seluruh tim dibantu warga yang selamat masih terus berupaya mencari korban. Laporan yang masuk ke kami masih simpang siru, yang jelas lebih dari 100 orang yang tertimbun dan belum ditemukan", kata Hadi Supeno, Wakil Bupati Banjarnegara, kepada The Jakarta Post, Sabtu.

Ia mengatakan, lonsor kecil-kecil sebanarnya sudah terjadi sejak Kamis, namun puncaknya terjadi pada Jumat malam yang menimbun satu gerumbul yakni Gerumbul Jemblung di Desa Sampang tersebut. Pertolongan tidak dapat segera dilakukan karna medan yang sulit , banyak akses jalan tertimbun longsor ke lokasi kejadian. Mobil dan alat berat tidak bisa masuk atas banyaknya lokasi lonsgor.

"Jadi sampai sekarang masih kita lakukan upaya manual menembus lokasi dengan jalan kaki, dan alat berat pelan-pelan diarahkan ke sana sambil membuka akses jalan yang tertimbun longsor", kata Hadi Supeno. Bencana tanah longsor di Banjarnegara ini juga memutus akses jalan menuju arah Timur, ke Dieng, Wonosobo dan Semarang.

Sementara itu, Komandan Kodim 0704 Banjarnegara, Letnan Kolonel Edi Rohmatulloh, yang ikut memimpin jalannya evakuasi mengatakan, sekitar 10 ha lebih area tanah yang longsor di gerumbul Jemblung dengan jumlah penduduk 300 orang lebih. "Korban yang selamat dan sudah kita data sebanyak 200 jiwa. Sisanya dipastikan tertimbun longsor dan belum bisa ditemukan", kata Letkol Edi Rohmatulloh.

Korban yang selamat, diungsikan ke sejumlah rumah penduduk yang aman sebagian lagi dirawat di rumah sakit karna menderita luka-luka akibat terbentur benda keras di rumahnya saat kejadian.

"Situasinya sangat menyeramkan, kami semua panik rasanya seperti kiamat.Kami tidak tau tetangga saya apakah masih hidup karna rumahnya habis disapu tanah longsor", kata Ahmadi (45), warga Jemblung di pengungsian. Ia mengatakan Tanah lonsgor itu berasal dari sebuah bukit di atas desanya. " Kejadiannya sekitar Jumat menjelang maghrib, tiba-tiba kami mendengar seperti guruh menubruk desa kami", kata Ahmadi. Menurutnya, adalah bukit setinggi sekitar 300 m dan panjang 100 m yang runtuh menimbun hidup-hidup warga di sini.

Bencana tanah Longsor di Banjarnegara memang terjadi setiap tahun saat musim hujan dan selalu merenggut korban jiwa. Terparah adalah longsor yang melanda Desa Sijeruk, Kecamatan Banjarmangu pada Januari tahun 2006. Peristiwa tanah longsor yang dikenal dengan tragedi Sijeruk ini telah mengubur hidup-hidup 240 warga Sijeruk bersama 102 rumah mereka.

Tanah longsor ketika itu menimpa satu komplek dataran tinggi di Desa Sijeruk dan hanya menyisakan 97 orang saja yang nyawanya terselamatkan. Bekas longsoran tersebut kemudian ditinggalkan warganya. Selain tidak aman, yang masih hidup merasa trauma akan bencana yang mengubur hidup-hidup sejumlah anggota keluarga. Mayoritas tidak diketemukan jasadnya karena besarnya longsoran. Sijeruk kini menjadi desa "hantu" yang seram, banyak rumah yang hanya terlihat atapnya, dan jarang orang berani menyentuh wilayah tersebut, karna takut akan isu hantu. ###

Jumat, 28 November 2014

DAFTAR Websites Islam Aswaja Untuk Rujukan Islam Damai di Indonesia



Untuk Kaum Nahdliyin di manapun berada, ini dia di antara websites berhaluan Ahlus- Sunah Wal Jama'ah yang tepat untuk menjadi rujukan Umat Islam di Indonesia, Islam yang damai, toleran , menghargai perbedaan dan Rahmat Untuk semuanya (Rahmatan Lil'alamin) :




Demikian hendaknya menjadi perhatian penting bagi seluruh umat Islam di Indonesia dan jangan salah masuk ke situs-situs milik kaum Islam Garis Keras milik kaum Wahaby yang suka mengkafirkan umat lainnya . Situs-situs mereka ini juga banyak sekali bertebaran di dunia maya sebagai berikut : websites-milik-kaum-wahaby

Ini Dia Websites milik Kaum Wahaby-Islam Garis Keras



Banyak website  dengan lebel Islam di jagad internet ini. Bagi yang sudah banyak berporses di dunia pemikiran Islam dan perbandingan madzhab ( bagian dari mata kuliah dalam aliran-aliran dalam Islam), mungkin tidak sulit untuk mengenalinya. Situs-situ itu mengikuti aliran dan garis ideologi mana, Suni/Aswaja-kah , Wahabykah  atau yang lain. 

Bagi warga NU yang jarang mengikuti forum kajian Aswaja atau tidak aktif dalam organisasi ( IPNU, FATAYAT, ANSOR , MUSLIMAT, PMII dan yang lainnya) jika tidak hati-hati sangat mungkin sekali terjebak dan terjerembab dalam website-website berbahaya milik Ideologi Wahaby.  Kelompok ini terkenal saklek dan gemar menyesatkan, memusrikan dan mengkafirkan orang di luar kelompoknya. Dalam misi tertentu mereka bahkan ingin mengubah ideologi Negara kita dengan  sistem Khilafah (Negara Islam). Indonesia dianggap sebagai Negara Thoghut (Syetan) berikut dengan sistem pemerintahannya. Upaya mereka mengikuti gerakan Negara Islam di Timur Tengah untuk mewujudkan state (negara) di Indonesia ini  terus dilakukan.

Kelompok wahaby ini kerap memakai istilah, zionis, leberal, syiah dan terakhir PKI untuk lawan-lawan politiknya di Indonesia. Maka hati-hatilah dan silahkan share daftar website milik kaum wahaby di bawah ini kepada jaringan Nahdliyin -Aswaja yang kita cintai di seluruh Tanah Air dan penjuru Dunia lainnya, agar tidak tersesat. 

Berikut nama-nama website-nya yang sudah populer, seperti dilansir muslimedianews.com : 

LEVEL I



Arrahmah Media http://arrahmah.com
Voa Islam http://voa-islam.com
Al Mustaqbal Media http://al-mustaqbal.net (ISIS)
Daulah Islamiyah http://daulahislamiyah.com (ISIS)
Nahi Munkar http://nahimunkar.com
Salam Online http://salam-online.com
Shautus Salam http://shoutussalam.com (ISIS)
Muqawamah Media http://muqawamah.com
Kajian Mujahid http://www.kafilahmujahid.com
WA Islama http://www.waislama.net (ISIS)
Jihad News http://jihad-news.com
Syam Organizer http://www.syamorganizer.com/
Ashhabul Kahfi http://www.ashhabulkahfi.com/ (ISIS)

LEVEL II

Hidayatullah Online http://hidayatullah.com
Under Ground Tauhid http://undergroundtauhid.com (afiliasi Hidayatullah)
Suara Islam http://suara-islam.com
Suara Media http://suaramedia.com
Media Islam Net http://mediaislamnet.com
Gema Islam http://gemaislam.com
Kompas Islam http://kompasislam.com
LASDIPO http://www.lasdipo.com (ISIS)
Jurnal Islam http://www.jurnalislam.com
Kabar Suriah versi Wahhabi http://www.kabarsuriah.com
Sunnah Care http://www.sunnahcare.com
Daulah Islam http://daulahislam.com

LEVEL III

Dunia Terkini http://www.duniaterkini.com/
Panji Mas http://panjimas.com/

HTI DAN WEB YANG BERAFILIASI

Tribun Islam http://www.tribunislam.com/
Angkringan Dakwah http://angkringandakwah.com
Hizbut Tahrir Indonesia http://hizbut-tahrir.or.id
Visi Muslim http://visimuslim.com
Detik Islam http://detikislam.com
Syabab Indonesia http://syababindonesia.com
Banua Syariah http://banuasyariah.com
Al Khilafah http://al-khilafah.org
Global Muslim http://globalmuslim.web.id
Media Umat HTI http://mediaumat.com
Bring Islam Syabab HTI http://bringislam.web.id
Felix Y Siauw / Felix Yanwar http://felixsiauw.com
Dakwah Media http://dakwahmedia.com
Syabab http://syabab.com
Berita Islam BIZ http://beritaislam.biz
Syariah Publications http://syariahpublications.com
Liputan 6 Islam http://liputan6islam.blogspot.com ganti menjadi
Liputan 6 Islam http://www.liputan6islam.com
Muslim Media News http://muslim-medianews.blogspot.com (cloning)
Cangkrukan Politik HTI http://www.cangkrukanpolitik.com
Dakwah UII http://www.dakwahuii.com
Save Islam http://save-islam.com
Heni Putra http://heniputra.biz
Irfan Abu Naveed http://irfanabunaveed.com
Fahmi Amhar http://www.fahmiamhar.com
Muslimah Syahidah http://www.syahidah.web.id
Bisyarah http://bisyarah.com
Dakwah Tangerang http://dakwahtangerang.com/
Samudera News http://www.samudra-news.com/
Suara Khilafah http://www.suarakhilafah.com


PKS DAN WEB YANG BERAFILIASI

PKS Piyungan http://pkspiyungan.org
Dakwatuna http://dakwatuna.com
Islam Pos http://islampos.com
Intelijen http://http://www.intelijen.co.id
Tarqiyah Online http://tarqiyahonline.com
Suara News http://suaranews.com
Bersama Dakwah http://bersamadakwah.com
Fimadani http://fimadani.com
Islamedia http://islamedia.web.id pindah ke
Islamedia http://islamedia.co
PKPU http://pkpu.or.id
Nabawia http://nabawia.com
Al Intima http://www.al-intima.com
Intrik News http://www.intriknews.com
Islamia News http://islamianews.com
Izza Media http://www.izzamedia.com
Media Islamia http://www.mediaislamia.com
Al Ikhwan http://www.al-ikhwan.net
PKS Nongsa http://www.pksnongsa.org
PKS Karimun http://www.pkskarimun.org
PKS Sumatera Utarahttp://www.pkssumut.or.id
Kabar PKS http://www.kabarpks.com
PKS Bekasi http://pks-kotabekasi.org
PKS Bandung http://www.pksbandungkota.com
PKS Balikpapan http://pksbalikpapan.org
Akhina http://www.akhina.com
Sinai Mesir http://www.sinaimesir.net (&)
Indonesia Al Youm http://www.indonesiaalyoum.com
Islamic Geo http://www.islamicgeo.com
Syuhada R4biah http://syuhadar4biah.com

WAHHABI TULEN


Konsultan Syariah http://konsultasisyariah.com
Rumaysho / Muhammad Abduh Tausikal http://rumaysho.com
Rodja Radio http://radiorodja.com
Asy-Syari’ah http://asysyariah.com
Kajian http://kajian.net
Muslim Daily http://muslimdaily.net
Muslimah http://muslimah.or.id
Penguasaha Musim http://pengusahamuslim.com
An-Najah http://an-najah.net
Al Manhaj http://almanhaj.or.id
Pustaka Al Kautsar http://kautsar.co.id
Koepas http://koepas.org
HASMI http://www.hasmi.org
Muslim http://muslim.or.id
Salafy http://www.salafy.or.id
Salafy Balikpapan ttp://www.salafybpp.com
Salafy Cileungsi http://salafycileungsi.info
Salafy Cirebon http://salafycirebon.com
Salafy In http://salafy.in
Salafy Semarang http://salafysemarang.com
Salafy Makassar http://salafymakassar.net
Salafy Bulukumba http://salafybulukumba.com
Ahlussunnah Sukabumi http://ahlussunnahsukabumi.com
Ahlussunnah Webid http://www.ahlussunnah.web.id
Ahlussunnah Slipi http://ahlussunnahslipi.com
Ahlussunnah Kendari http://ahlussunnahkendari.com
Ma’had An Nur http://mahad-annur.com
Ma’had Al Faruq http://www.mahad-alfaruq.com
Ma’had Darus Salaf http://www.darussalaf.or.id
Ma’had As-Salafy http://mahad-assalafy.com
Korps Muballigh Salafy http://www.korpsmuballighsalafy.com
Forum Salafy http://forumsalafy.net
Adhwaus Salaf http://adhwaus-salaf.or.id
Al Manshuroh Cilacap http://almanshurohcilacap.com
Bismillah US http://bismillah.us
Kajian Wahhabi Banjar http://kajianbanjar.info
Ash-Showowaky (Papua) http://ash-shorowaky.net
Ibnu Taimiyah http://www.ibnutaimiyah.org
Bin Abbas http://binabbas.org/buletin
Al Mamujuwy http://al-mamujuwy.com
Al Muwahhidin http://www.almuwahhidiin.com
Daarul Hadits Sumbar http://www.daarulhaditssumbar.or.id
Pondok Jamil http://pondokjamil.com
Al Makassari http://almakassari.com
Al Bayyinah http://www.albayyinah.or.id
Tuk Pencari Al Haq http://tukpencarialhaq.com
Sunnah http://sunnah.or.id
LPPI Makassar http://www.lppimakassar.com
Pustaka Imam Syafi’i ala Wahhabi http://pustakaimamsyafii.com
Markaz Dakwah http://markazdakwah.com
Muslimafiyah http://muslimafiyah.com
Al Islamu http://alislamu.com
Syi’ar Tauhid http://syiartauhid.info
Yufid TV http://yufid.tv
Risalah Islam http://www.risalahislam.com
Oke Berdakwah http://www.okeberdakwah.org
Artikel Muslim http://www.artikelmuslim.com
Syi’ar Islam Aswaja http://www.syiarislamaswaja.com (Aswaja Palsu)
Info Kajian Sunnah http://infokajiansunnah.com
Al Ummah http://alummah.or.id
Tashfiyah http://tashfiyah.net
Ibnul Qayyim http://www.ibnulqoyyim.com
An-Nashihah http:://an-nashihah.com
Al Manshurah Purbalingga http://almanshuroh.net
Study Islam http://www.study-islam.web.id
Darul Ilmi http://www.darul-ilmi.com
Belajar Islam http://www.belajarislam.com
Gema Madinah http://gemamadinah.com
As-Sunnah Qatar http://assunnah-qatar.com
Kajian UNS http://www.kajian-uns.com
An-Nas Radio http://annashradio.com
Rindu Sunnah http://rindusunnah.com
Kajian Salaf http://kajiansalaf.com
Media Salafy http://mediasalaf.com
Fosma http://fosma.org
KaSurau http://www.kasurau.com
Salam Dakwah http://salamdakwah.com
Gen Syi’ah buatan Wahhabi http://www.gensyiah.com
Radio Muslim http://radiomuslim.com
Insan TV http://www.insantv.com
Firanda Al Wahhabi http://firanda.com
Aris Munandar Al Wahhabi http://ustadzaris.com
Abu Mushlih http://abumushlih.com
Novi Effendi http://www.novieffendi.com
Dzikra / Ali Musri Semjan http://dzikra.com
Manisnya Iman / Abdullah Taslim http://manisnyaiman.com
Tunas Ilmu / Abdullah Zen http://tunasilmu.com
Dzulqarnait NET http://dzulqarnain.net
Abu Fawwaz / Muhammad Washito Asy-Syirboonyhttp://abufawaz.wordpress.com
Cinta Sunnai / Abu Yahya Badrussalam http://cintasunnah.com
Dakwah Sunnah / Ahmad Zainuddin http://www.dakwahsunnah.com
Kholid Syamhudi http://ustadzkholid.com
Kajian Islam ala Wahhabi / Abdullah Shaleh Hadrami http://kajianislam.net
Addariny’s — Centre / Musyaffa Ad Darini http://addariny.wordpress.com
Telaga Hati Online / Abu Zubair http://abuzubair.net
Kajian Said / Sa’id Yai Ardiyansyah http://kajiansaid.wordpress.com
Abu Ubaidah Yusuf As Sidawi http://abiubaidah.com
Muslim Al Atsari http://ustadzmuslim.com
Dony Arif Wibowo / Abul Jauzaa http://abul-jauzaa.blogspot.com
Dakwah Tauhid / Abu Mushlih Ari Wahyudi, SSi. http://abumushlih.com
Muhammad Nur Ichwan Muslim, ST http://ikhwanmuslim.com
Abu Salma Al Atsari http://abusalma.wordpress.com
Abu Salma Al Atsari http://abusalma.net (versi baru)
Kang Aswad / Yulian Purnama (http://kangaswad.wordpress.com
Didik Suyadi / Abu Karimah http://abukarimah.wordpress.com
Abu Khaleed Resa Gunarsa http://sabilulilmi.wordpress.com
Majelis Ilmu http://www.majelisilmu.comp
Dakwah Satu http://dakwahsatu.com
Tanya Syi’ah http://www.tanyasyiah.com
_____________________





Dan Inilah Diantara Websites Rujukan Islam Aswaja ,  : Websites Islam Aswaja, Islam yang Damai di Indonesia